• UUS Bank BTN Ekspansi ke Banda Aceh

    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menambah lagi kantor cabang berbasis iB di Banda Aceh. Kantor Cabang Bank BTN Syariah ini merupakan kantor cabang syariah yang ke 23. Saat ini bisnis syariah di Bank BTN masih sebagai Unit Usaha Syariah (UUS).

  • Ubah Pendekatan Pengembangan Keuangan Syariah

    Masuknya islam ke Indonesia dengan cara yang damai, bisa menjadi inspirasi bagi lembaga keuangan syariah. Jika selama ini, yang dilakukan lembaga keuangan syariah adalah pendekatan emosional seperti halal atau haram. Ada baiknya di masa depan, lembaga keuangan syariah mulai berfikir untuk lebih menjual layanan, produk ataupun value yang dikembangkan lembaga keuangan syariah.

  • Tertantang Kembangkan Bank Syariah

    Menjadi seorang pucuk pimpinan di sebuah Bank Syariah, merupakan sebuah tantangan tersendiri. Apalagi pada saat ini, market share aset perbankan syariah di Indonesia relatif masih kecil. Itulah sebabnya ketika ditunjuk sebagai pucuk pimpinan Bank BNI Syariah, pada 2012 lalu, Dinno Indiano merasa tertantang untuk melakukannya.

  • Pertumbuhan Bank Syariah Jangan Diukur dari Aset


    Pertumbuhan bank syariah yang selama ini masih diukur dari market share aset dinilai tidak tepat.Sebab, perbankan syariah di Indonesia cenderung membidik sektor ritel. Sehingga lebih tepat jika berdasarkan jumlah nasabah dan kantor cabang yang dilayani.Pada saat ini, jumlah nasabah bank syariah di Indonesia mencapai 38 juta orang.

  • Pemerintah Lelang 4 Seri SBSN

    Pemerintah Indonesia akan melakukan lelang penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari Selasa, tanggal 24 Maret 2015. Seri-seri SBSN yang akan dilelang adalah SBSN berbasis proyek (Project Based Sukuk) yaitu seri PBS006 (reopening), PBS007 (reopening) dan PBS008 (reopening). Selain itu juga akan dilelang Sukuk Negara dengan seri SPN-S 11092015 (reopening) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2015.

  • Pegadaian Kerjasama dengan BNI Syariah

    Bertempat di Kantor Pusat Pegadaian – PT Pegadaian (Persero) melakukan signing perjanjian kerjasama dalam penyediaan jasa layanan pendaftaran porsi haji dengan PT Bank BNI Syariah. Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan oleh Harianto Widodo selaku Direktur I PT Pegadaian (Persero) bersama Imam Teguh Saptono selaku Plt. Direktur Utama BNI Syariah.

  • Panin Syariah Tumbuh dengan Kehati-hatian

    Meskipun pertumbuhan kredit melambat, Pefindo berpandangan industri perbankan Indonesia, khususnya perbankan syariah tetap kuat. Meskipun penyaluran pembiayaan bank syariah dan akuisisi dana pihak ketiga hanya tumbuh sebesar 6,7% Year to Date (YtD) dan 7,4% YTD. Tetapi Pefindo melihat pada 2015 pertumbuhan industri ini akan kembali normal, didorong perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,4% - 5,8%. Jumlah modal dalam industri ini juga masih lebih tinggi dari batas minimum. Pada Oktober 2014, Capital Adequacy Ratio (CAR) masih 15,25%, lebih tinggi dari minimum 8%.

  • OJK Fokus Kembangkan Tiga Hal

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan pasar modal - baik pasar saham maupun pasar surat hutang -sebagai sumber pembiayaan yang semakin penting bagi dunia usaha. Dengan kualitas infrastruktur dan regulasi yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Kemudian memperbesar akses bagi usaha kecil dan menengah pada sumber pembiayaan, baik perbankan, lembaga pembiayaan dan penjaminan, pasar modal, serta lembaga keuangan mikro. Juga mendorong peningkatan basis investor ritel domestik. Ketiga hal tersebut dilaksanakan OJK secara simultan untuk sistem keuangan konvensional dan sistem keuangan syariah.

  • Maroko Siap Miliki Bank Syariah

    Paling cepat September ini, Maroko akan memiliki bank syariah pertama. Jika terwujud, maka Maroko menjadi negara pertama di kawasan Afrika Utara yang mencoba manisnya industri keuangan syariah yang asetnya mencapai USD 1,8 triliun.

    Jika bank sentral menyetujui, maka Dar Assafaa, afiliasi dari bank pemberi pinjaman terbesar Attijari Wafa, akan menjadi lembaga keuangan pertama di Maroko yang sepenuhnya berbasis syariah. Hal ini disampaikan asosiasi pemodal Maroko, Moroccan Association of Participative Financiers.

  • Laba BRISyariah pada 2015 Rp122,64 Miliar

    Bank BRISyariah mencatatkan pertumbuhan kinerja positif sepanjang 2015. Hal ini terlihat dari aset, penghimpunan dan penyaluran dana, serta laba perusahaan memperlihatkan kinerja meningkat.

  • Kuartal IV 2014, Aset IKNB Syariah Naik 23,7%

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan perkembangan industri keuangan non bank syariah (IKNB) sepanjang kuartal IV 2014. Aset IKNB Syariah mengalami kenaikan sebesar 23,7% dibandingkan periode sebelumnya dengan industri Pembiayaan Syariah sebagai pemilik pangsa pasar syariah terbesar sebanyak 58,2%. 

    Sampai dengan periode laporan, jumlah perusahaan perasuransian syariah sebanyak 49 entitas, lembaga pembiayaan syariah sebanyak 48 entitas (termasuk empat perusahaan modal ventura syariah), dan lembaga jasa keuangan syariah lainnya sebanyak tiga entitas. Selama periode laporan, jumlah entitas IKNB Syariah mengalami penambahan satu entitas.

  • DSN Segera Selesaikan Fatwa Hedging

    Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) memastikan segera menyelesaikan pembahasan fatwa mengenail hedging.  Hedging atau lindung nilai merupakan mekanisme dalam bursa berjangka dengan membuka kontrak beli atau jual atas suatu komoditi yang diperdagangkan di pasar fisik. Tujuannya untuk memperkecil risiko ketidakpastian harga yang mungkin terjadi.

  • BSM Targetkan Pertumbuhan Laba Bersih 10%

    Bank Syariah Mandiri (BSM) menargetkan pertumbuhan laba bersih dikisaran 7%-10%. Sementara pembiayaan dapat tumbuh sekitar 10%-12%. Pada 2015 total aset BSM sebesar Rp70,3 triliun, naik 5,12% dibanding posisi Desember 2014 sebesar Rp66,94%. Sementara laba bersih menjadi Rp289,58 miliar dari Rp72 miliar di 2014.

  • BRISyariah Raih Kepercayaan 42 Kampus

    Sebagai wujud dari komitmen BRISyariah untuk lebih dekat melayani masyarakat akan layanan perbankan ritel modern sesuai dengan visinya yaitu menjadi bank ritel modern terkemuka dengan ragam layanan  finansial sesuai kebutuhan nasabah dengan jangkauan termudah untuk kehidupan lebih bermakna, BRISyariah melakukan penandatanganan kerjasama tentang Hibah Pemakaian Perangkat Lunak Laboratorium Mini Banking Syariah “SALAM BRIS” bersama Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) yang dilakukan oleh Direktur Bisnis Ritel & Komersial BRISyariah Indra Praseno dengan Ketua Dewan Pengurus Nasional AFEBI Nury Efendy pada Rabu 23 Maret 2016 di Hotel Swarna Dwipa, Palembang.

  • BRISyariah Biayai Pengadaan Bus Transjakarta

    PT Bank BRISyariah bersama PT. Mayasari Bakti melakukan penandatanganan akad pemberian fasilitas pembiayaan. Perjanjian pembiayaan ini ditandatangani oleh Direktur Bisnis Ritel & Komersial PT Bank BRISyariah Indra Praseno dan Ade Ruhyana selaku Direktur Utama PT Mayasari Bakti didampingi oleh Direktur Utama PT Bank BRISyariah Moch Hadi Santoso dan Komisaris Utama PT Mayasari Bakti H Azies Riesmaya Mahpud di Kantor Pusat PT Bank BRISyariah Jalan Abdul Muis No. 2-4 Jakarta Pusat pada Rabu, 16 Maret 2016.

  • BNI Syariah Relokasi Cabang Cilegon

    Sebagai salah satu upaya untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai kaidah, BNI Syariah Cabang Cilegon melakukan relokasi kantornya dari Jl. Letjend R. Suprapto No. 25 Blok A-B, Cilegon  ke lokasi baru Jl. Ahmad Yani No. 12 A-C Sukmajaya Jombang, Cilegon. Gedung  baru BNI Syariah Cilegon ini diresmikan oleh Walikota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi dan Direktur Bisnis Konsumer BNI Syariah, Kukuh Rahardjo.   

  • BNI Syariah Raih The Best Indonesia Digital Popular Brand

    Bertempat di Hotel Ritz Carlton Jakarta digelar Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 yang diselenggarakan oleh Transco Research (Grup bisnis update.com,IMFocus). Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap institusi baik perbankan, multinasional dan swasta.

  • BNI Syariah Luncurkan Kartu Migran Hasanah

    BNI Syariah bersama Master Card meluncurkan Kartu Migran Hasanah. Kartu migran ini ditujukan bagi pekerja migran Indonesia yang saat ini tersebar di banyak Negara. Hong Kong merupakan salah satu negara dengan jumlah buruh migran Indonesia yang cukup besar, diperkirakan jumlahnya mencapai 160.000 orang.

  • BNI Syariah Gabung MPN-G2

    PT Bank Negara Indonesia Syariah ikut tergabung dalam sistem aplikasi baru yang disebut Modul Penerimaan Negara Generasi Dua (MPN-G2). Modul penerimaan Negara generasi dua (MPN – G2) ini merupakan layanan kepada masyarakat selaku wajib pajak, wajib bayar, wajib setor, untuk melakukan penyetoran pajak dan setoran kepada negara lainnya dengan lebih mudah karena dapat melakukan registrasi untuk mendapatkan kode billing terlebih dahulu melalui online. Selanjutnya setoran dapat dilakukan di 22 bank yang saat ini sudah menggunakan sistem MPN – G2.

  • BNI Syariah Dukung Industri Pariwisata Indonesia

     Imam T Saptono selaku (Plt) Direktur Utama BNI Syariah hadir dalam acara peluncuran MasterCard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2016 di Hotel Pullman Jakarta.