• Standard Chartered Fasilitasi Investasi Reksadana berbasis Syariah

    Pada November 2015, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan kelonggaran kebijakan terkait investasi luar negeri melalui yang dikelola oleh Indonesian Fund Managers untuk peningkatan portfolio hingga 100%, namun terbatas pada pengelolaan reksadana berbasis Syariah.

  • Saham Dua Duta Utama Masuk Efek Syariah

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan terkait dengan penetapan Efek Syariah yaitu tentang penetapan saham  PT Dua Putra Utama Makmur Tbk sebagai Efek Syariah.

  • Per Juni Aset IKNB Syariah Turun

    Hingga Juni 2015 aset Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah turun menjadi Rp19 triliun dari sekitar Rp 20 triliun di akhir 2014. Pangsa pasar pun masih di bawah lima persen.

  • OJK Wacanakan Insentif Produk Syariah

    Market Share produk syariah, khususnya sukuk dan reksadana syariah masih berada pada kisaran 5% dibandingkan dengan total produk konvensional. Untuk itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewacanakan memberikan stimulus atas produk syariah.

  • OJK Turunkan Uang Muka Pembiayaan Kendaraan Bermotor

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung Pemerintah dalam rangka menjaga pertumbuhan ekonomi nasional dengan mengeluarkan kebijakan penurunan uang muka pembiayaan kendaraan bermotor. Kebijakan ini dikeluarkan untuk dapat meningkatkan kembali pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor dan secara makro dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Pada triwulan I 2015, penjualan kendaraan bermotor mencatat pertumbuhan negatif masing-masing sebesar -15,36% untuk penjualan mobil dan sebesar -17,27% untuk penjualan motor.

  • OJK Siap Launching Masterplan Pasar Modal Syariah

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siap melaunching masterplan pasar modal syariah. Kegiatan yang direncanakan berlangsung pada 5 Mei tersebut diharapkan bisa mempercepat perkembangan pasar modal syariah di tanah air. Pada saat ini, market share saham syariah telah melebihi 50% dari total saham yang beredar. Namun presentase produk reksadana, sukuk korporasi maupun sukuk pemerintah masih jauh dari yang diharapkan.

  • OJK Sampaikan Peran Keuangan Syariah di Vatikan


    Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad  pada Jumat (15/5) lalu menjadi pembicara kunci seminar “Economic & Business Ethic In Christianity And Islam” yang berlangsung di Universitas Pontifikal Santo Thomas Aquinas di Vatikan. Seminar tersebut membahas konsep keuangan Syariah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya kaum miskin.

  • OJK Luncurkan Roadmap Pasar Modal Syariah

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Roadmap Pasar Modal Syariah 2015-2019. Roadmap ini diperlukan dalam rangka mempercepat pertumbuhan pasar modal syariah di Indonesia dengan strategi pengembangan yang terencana, komprehensif, dan terukur.

  • OJK Gelar Kampanye AKU CINTA KEUANGAN SYARIAH

    Otoritas Jasa Keuangan terus menggiatkan kampanye Aku Cinta Keuangan Syariah untuk terus mengenalkan dan mendekatkan masyarakat dengan produk dan jasa layanan keuangan syariah serta untuk menggenjot pertumbuhan industri keuangan syariah secara umum.

  • OJK Dorong Penerbitan Sukuk Untuk Pembiayaan Infrastruktur

    Otoritas Jasa Keuangan mendorong minat emiten di Indonesia untuk menerbitkan sukuk berdenominasi rupiah untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

  • Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah, 8,11% dan 11,06%

    Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) kedua yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016 menunjukkan indeks literasi keuangan sebesar 29,66% dan indeks inklusi keuangan sebesar 67,82%.

  • Keuangan Syariah Masih Terkendala


    Keuangan syariah terdiri dari berbagai sektor yang menaungi berbagai lapisan masyarakat. Pertumbuhannya pun cukup signifikan. Sebagai contoh perbankan syariah rata-rata mengalami pertumbuhan aset 32,74% dengan market share 4,69%. Begitu juga dengan multifinance syariah dengan pertumbuhan aset rata-rata sebesar 149%.

  • Inilah Jadwal Festival Pasar Modal Syariah 2016

    Agar masyarakat semakin mengenal pasar modal syariah dan produk-produknya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), bersama dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyelenggarakan Festival Pasar Modal Syariah 2016. Pameran ini diselenggarakan sejak Rabu (30/3) sampai dengan Sabtu (2/4).

  • Catat, Ini Dia Jadwal Keuangan Syariah Fair 2016

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pameran produk dan jasa keuangan syariah Keuangan Syariah Fair (KSF) 2016 di Mall Gandaria City Jakarta sebagai bagian untuk terus mengenalkan dan mendekatkan masyarakat dengan produk dan jasa layanan keuangan syariah. Keuangan Syariah Fair digelar yang 3-6 Maret 2016 merupakan pembuka rangkaian Kampanye Aku Cinta Keuangan Syariah 2016.

  • Penerbitan Sukuk Korporasi Masih Nihil

    Perkembangan sukuk korporasi masih sangat minim. Hingga April 2015, belum ada perusahaan yang berencana menerbitkan sukuk korporasi. Bandingkan dengan jumlah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang sampai dengan 30 Maret 2015 mencapai Rp42,7 triliun. Perinciannya, project bases sukuk Rp17,76 triliun, sukuk ritel Rp21,96 triliun dan SPN Syariah Rp3 triliun.

  • DSN Terbitkan Fatwa Lindung Nilai Syariah

    Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang cenderung fluktuatif dan tidak mudah diprediksi, menjadi momentum bagi pelaku industri keuangan syariah maupun masyarakat lainnya mencari cara mengatasi nilai tukar rupiah. Salah satu diantaranya melalui mekanisme hedging (lindung nilai) syariah.

    Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) Ma'ruf Amin mengatakan, fatwa ini sangat ditunggu kehadirannya oleh kalangangan industri, maupun regulator. Dalam upaya mendorong lembaga keuangan syariah agar mampu berkembang dengan lebih cepat. "Juga berdaya saing global," jelas dia dalam keterangan pers (2/4) di Jakarta.