• BI Rate Turun, Pasar Sukuk Bullish

    Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) berimbas terhadap bullishnya pasar obligasi syariah.

  • Besok Pemerintah Lelang SBSN

    Pemerintah Indonesia akan melakukan lelang penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Rabu, 3 Juni 2015. Seri-seri SBSN yang akan dilelang adalah SBSN berbasis proyek (Project Based Sukuk) yaitu seri PBS006 (reopening), PBS007 (reopening) dan PBS008 (reopening). Selain itu juga akan dilelang Sukuk Negara dengan seri SPN-S 04122015 (new issuance) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2015.

  • Berikut Hasil Lelang Sukuk Negara 25 Agustus

    Pemerintah Indonesia telah melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara atau sukuk negara seri SPN-s 05022016 (reopening), PBS006 (reopening), PBS008 (reopening) dan PBS009 (reopening). Melalui sistem pelelangan Bank Indonesia pada Selasa (25/8) 2015.

  • Berikut Hasil Lelang SBSN 3 November:

    Pemerintah Indonesia telah melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara seri SPN-S 04052016 (new issuance), PBS006 (reopening), PBS009 (reopening) dan PBS011 (new issuance) melalui sistem pelelangan Bank Indonesia pada Selasa, 3 November 2015. Total penawaran yang masuk sebesar Rp3.330.000.000.000,00 (tiga triliun tiga ratus tiga puluh miliar rupiah) dengan rincian sebagai berikut:

  • Alhamdulillah, Pasar Sukuk Bullish

    Sentimen positif dalam negeri pada awal bulan Maret menjadi pemicu utama penguatan pasar sukuk domestik.

  • Akhir Maret, Harga Sukuk Menguat

    Pasar sukuk negara mencatatkan kinerja positif pada pekan terakhir Maret 2016.

     

    Indonesia Government Sukuk Index (IGSIX) menguat 1,0426 poin pada pekan 28 Maret-1 April 2016 week on week (wow) ke level 179.7365 dari 178.6939. Penguatan tersebut didorong oleh positifnya harga mayoritas seri sukuk negara dengan rata-rata sebesar 55,34bps wow.

     

    Kenaikan harga tertinggi dicatatkan oleh kelompok seri IFR yakni sebesar 75,28bps wow. Kemudian diikuti secara berturut-turut oleh kelompok seri Project Based Sukuk (PBS) yang menguat sebesar 58,95bps wow dan kelompok seri Sukuk Ritel (SR) yang menguat sebesar 1,00bps wow.

     

    Dari seluruh seri hanya terdapat tiga seri yang tercatat melemah. Seri-seri tersebut yakni IFR005 tertekan 21,34bps wow, PBS008 tertekan 15,06bps wow, dan SR006 yang turun 16,23bps wow.

     

    Analis Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) Roby Rushandie mengatakan positifnya pasar Surat Berharga Negara (SBN) ditopang oleh masukya investor asing dengan aksi trading. "Asing melakukan net buy dan net sell yang tipis secara bergantian tiap harinya", ujar Roby, Jakarta. (lan)