• Pefindo Tegaskan Peringkat BSM di idAA+


    Pefindo menegaskan peringkat "idAA+" atas PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan peringkat "idAA(sy)" untuk sukuk subordinasi notes mudharabah 2011 milik bank yang masih beredar senilai Rp500 miliar.

  • NPF Segmen Mikro BSM Turun

    Bank Syariah Mandiri (BSM) berhasil menurunkan ratio non-performing financing (NPF) segmen mikro yang sempat menyentuh sekitar 7% atau sekitar Rp175 miliar pada Juni 2014 menjadi sekitar Rp119 miliar atau 4,2% per Juni 2015.

  • Jumlah Investor Pasar Modal Syariah Tumbuh Signifikan

    Jumlah investor pasar modal syariah terus mengalami pertumbuhan secara signifikan. Jika di 2013 jumlah pemodal pasar modal syariah baru mencapai 803 investor, maka di 2014 telah tumbuh 248% menjadi 2.795 investor. Jumlah tersebut kembali naik 76% menjadi 4.908 investor hingga Desember 2015.

  • Garuda dan BSM Kerjasama Pembiayaan Booking Seat

    PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dan Bank Syariah Mandiri (BSM) melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama fasilitas pembiayaan deposit ”Booking Seat” dan ”Ticketing” bagi para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) untuk pembelian tiket umrah dan haji Garuda Indonesia. Kerja sama antara Garuda Indonesia dan Bank Syariah Mandiri ini dimaksudkan untuk membantu dan memberdayakan para penyelenggara ibadah umrah dan haji melalui bantuan pendanaan di tengah semakin meningkatnya jumlah jamaah yang melaksanakan umrah dan haji.

  • Dua Bank Syariah Raih Penghargaan ARA 2014

     

    PT BNI Syariah dan PT Bank Syariah Mandiri memperoleh penghargaan Annual Report Award atau ARA 2014 untuk kategori Private Keuangan Non Listed. ARA 2014 merupakan penyelenggaraan yang ke-14, dengan mengangkat tema “Akuntabilitas dan Transparansi Informasi untuk Memenangkan Persaingan Bisnis dalam Era Integrasi Ekonomi ASEAN”. ARA terselenggara atas kerjasama tujuh instansi penyelenggara, yaitu Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian BUMN, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak, Komite Nasional Kebijakan Governance, PT. Bursa Efek Indonesia, dan Ikatan Akuntan Indonesia.

  • Dua Bank Syariah Jadi Administrator RDN

    Memasuki semester kedua 2015, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menambah jumlah Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) menjadi 9 bank, dengan dua diantaranya merupakan bank syariah. Hal ini dilakukan KSEI untuk mendukung program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperluas basis investor pasar modal. Dengan semakin banyak dan beragamnya Bank Administrator RDN, maka akan memudahkan investor dalam melakukan investasi di pasar modal karena investor dapat memilih bank yang terdekat dan dinilai dapat memberikan layanan jasa terbaik.

  • BSM Targetkan Tambah 1.000 Investor Saham


    PT Bank Syariah Mandiri (BSM) menargetkan bisa menggaet 1.000 investor saham tahun ini. Direktur Utama BSM Agus Sudiarto mengatakan target tersebut akan dicapai dengan menambah 10 outlet Rekening Dana Nasabah (RDN). Dimana, tujuh diantaranya akan dibuka di Jakarta dan sisanya masing-masing di Medan, Surabaya dan Makassar.

  • BSM Tandatangani Penggunaan E-KTP

    Kementerian Dalam Negeri menandatangani nota kesepahaman dengan lima bank terkait dengan penggunaan elektronik kartu tanda penduduk di sistem mereka. Nota itu ditandatangani oleh Mendagri Tjahjo Kumolo bersama lima perbankan tersebut, yakni Bank SinarMas, Bank Permata, Bank Danamon, Bank Syariah Mandiri, dan Bank BTPN.

  • BSM Gencar Pasarkan Produk Pembiayaan Pensiun

    Bank Syariah Mandiri (BSM) akan semakin gencar memasarkan produk pembiayaan pensiun dengan prinsip syariah pada tahun ini. Rencana tersebut didorong oleh kinclongnya kinerja pembiayaan pensiun BSM tahun lalu.
    Dimana, per Desember 2016, pembiayaan pensiun BSM mencatatkan outstanding Rp1,44 triliun atau tumbuh 165 persen yang sebesar Rp543 miliar per posisi Desember 2015, pembiayaan ini dimulai belum terlalu lama.

  • BSM Bangun Modern Halal Food

     Bank Syariah Mandiri (BSM) bekerjasama dengan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) membangun Modern Halal Food di kawasan industry Pulo Gadung Jakarta. Pembangunan JIEP Modern Halal Food ini menyusul ditandatanganinya nota kesepahaman mengenai hal serupa pada bulan Juli silam.

  • BRI Syariah Jadi Peserta Lelang SBSN


    Kementerian Keuangan menunjuk BRI Syariah menjadi peserta lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Hal itu membuat BRI Syariah resmi menjadi peserta lelang  SBSN mengikuti jejak dua bank syariah lainnya, yakni BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri.

  • AXA Mandiri Kerjasama dengan BSM

    AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) memperkuat bisnis asuransi pada segmen syariah dengan meluncurkan asuransi pendidikan unit link Mandiri Sejahtera Cerdas Syariah dan asuransi kesehatan Mandiri Proteksi Kesehatan Syariah. Distribusi kedua produk tersebut dilakukan bekerjasama dengan jalur bancassurance melalui Bank Syariah Mandiri (BSM).

  • Kebutuhan SDM Perbankan Syariah 5.900 Orang Per Tahun

    Perkembangan industri perbankan syariah masih terkendala pada kebutuhan sumber daya manusia. Pada saat ini, kebutuhan rata-rata sumber daya manusia perbankan syariah sekitar 5.900 orang per tahun. Padahal, Perguruan Tinggi yang meluluskan sumber daya manusia di sektor keuangan syariah hanya 1.500 orang per tahun.