Keuangan Islam Didominasi Perbankan dan Pasar Modal

Perkembangan industri jasa keuangan Islam masih didominasi oleh dua industri besar, yaitu sektor perbankan Islam dan pasar modal Islam dengan kontribusi masing-masing 80% dan 15%. Minat negara-negara besar non-Muslim seperti United Kingdom, Afrika Selatan, dan Luxemburg, untuk menerbitkan Sukuk global adalah hal yang monumental. 

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, total Sukuk yang diterbitkan pada 2014 telah mencapai USD 114,7 miliar. Di sisi regulasi dan infrastruktur, stakelohders keuangan syariah dapat juga melihat sejumlah kemajuan penting. "Islamic Financial Services Board (IFSB) terus membuat rujukan regulasi yang bermanfaat untuk meningkatkan tata kelola industri. Termasuk di dalamnya langkah - langkah kehati - hatian untuk perbankan Islam, takaful atau asuransi Islam) dan pasar modal Islam," jelas dia pada seminar internasional IFSB (31/3) di Jakarta.

Upaya terbaru yang dilakukan adalah Pedoman tentang Pengelolaan Risiko Likuiditas dan prinsip-prinsip inti pengawasan perbankan Islam. Rujukan regulasi tersebut
diharapkan mengefisienkan pengoperasian keuangan Islam secara global dan berfungsi sebagai dasar untuk menilai kekuatan dan efektivitas regulasi dan pengawasan. International Islamic Liquidity Management Corporation juga telah menunjukan kehadirannya dengan menambah penerbitan sukuknya yang dapat digunakan untuk pengelolaan likuiditas yan lebih efisien untuk bank-bank Islam yang beroperasi secara internasional.

Selain sejumlah faktor eksternal yang mengganggu, seperti krisis geopolitik dan goncangan terhadap harga minyak, Agus  berharap industri ini dapat mempertahankan perkembangannya sampai mencapai perannya yang signifikan sebagai salah satu pendorong utama pembangunan ekonomi global.

Kegiatan lintas sektor antara perbankan Islam dan pasar modal dalam hal sukuk yang sesuai dengan Basel III, penerbitan sukuk ‘hijau’, dan sukuk sosial juga telah menunjukan inovasi yang progresif dalam industri ini. Di mana Bank-bank sentral juga telah melengkapi diri dengan beberapa inovasi yang memungkinkannya melaksanakan kegiatan moneter dengan menggunakan instrumen keuangan yang sesuai dengan syariah dan memperkaya industri dengan produk-produk yang lebih sesua. Misalkan saja seperti perjanjian pembelian kembali (repo) yang sesuai dengan syariah.

Di level industri, juga dapat melihat keterlibatan Islamic Development Bank sebagai salah satu Bank Pembangunan Multilateral yang patut mendapatkan apresiasi. Melalui inisiatifnya, pembentukan lembaga pendukung seperti Islamic Financial Services Board (IFSB), International Islamic Financial Market (IIFM), Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Instituitons (AAOIFI) dan International Islamic Liquidity Management (IILM) berhasil dilakukan. Kerangka dan Strategi Sepuluh Tahun yang terbaru berupaya mengonsolidasikan seluruh upaya ke dalam program yang telah dibuat dengan baik.

Dia menuturkan, ekonomi global masih berupaya memperoleh kembali momentumnya untuk pembangunan ekonomi dalam 5 tahun terakhir. Pemulihan ekonomi diliputi oleh ketidakpastian yang dapat terpengaruh dengan mudah oleh kebijakan ekonomi negara- negara maju dan oleh gangguan lainnya. Berkurangnya pelonggaran kuantitatif AS dan goncangan harga minyak internasional menimbulkan ke kuatan destabilisasi terhadap kekuatan ekonomi baru yang pada dasarnya ditopang oleh kebijakan moneter yang dirumuskan dengan baik untuk kebutuhan dalam negeri. Pertumbuhan dalam pasar modal juga telah diganggu oleh penurunan harga minyak dan kebijakan bunga rendah di dalam pasar maju.

Meskipun menghadapi ketidakpastian, dirinya yakin bahwa industri keuangan Islam dapat menjaga laju pertumbuhannya dalam tahun - tahun mendatang. Setidaknya ada lima kekuatan pendorong untuk menjaga pertumbuhan industri termasuk pertumbuhan kekuatan ekonomi baru, transaksi keuangan lintas batas, produk keuangan Islam inovatif, kemajuan regulasi yang didorong oleh standar regulasi yang lebih maju dan komprehensif, serta pertumbuhan penduduk Muslim secara terus menerus. (her)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS