KONSULTASI KEUANGAN SYARIAH

Jika Anda tengah membuat perencanaan keuangan dengan mengacu pada prinsip-prinsip Syariah, baik untuk pribadi, institusi, korporasi, dan sebagainya. Anda ingin bertanya seputar topik tersebut, silakan berkonsultasi dengan SyariahFinance.com

Rubrik ini diasuh oleh QM Financial.

QM FINANCIAL

Phone : 021-293 294 08 / 09

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. atau This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Keuntungan Berinvestasi Emas

Assalammualaikum wr wb QM,

Saya mendapatkan informasi kalau investasi pada emas bisa menjadi alternatif investasi. Terkait itu, ada beberapa hal yang ingin saya pertanyakan.

1. Lebih baik berinvestasi emas batangan, dinar emas atau perhiasan? Mengapa?

2. Apa keuntungan berinvestasi di emas?

3. Apa yang menyebabkan fluktuasinya harga emas?

Ditunggu informasinya ya. terimakasih.

salam, Yanti - Bekasi Barat

 

Jawaban

 

1. Lebih baik berinvestasi emas batangan, dinar emas atau perhiasan? Mengapa?

Sama seperti berinvestasi pada instrumen investasi lainnya, investasi pada emas batangan, dinar atau perhiasan memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Persamaan ketiganya terletak pada fisiknya dimana nilai investasinya melekat pada bendanya dan Anda sebagai investor mengontrol penuh fisik emas yang bersangkutan.

Dalam perencanaan keuangan, emas batangan paling lazim dipilih sebagai instrumen investasi karena tidak terkena Ppn dan jika dibeli dalam pecahan besar, tidak terkena ongkos cetak. Namun disisi lain, karena harga per gram dalam pecahan besar lebih murah dibandingkan harga per gram dalam pecahan kecil, maka dalam perhitungan investasi, akan lebih efektif jika membeli dalam pecahan besar. Hal ini menyebabkan emas batangan menjadi tidak fleksibel karena Anda tidak dapat mencairkan hanya sebagian.

Berinvestasi dalam bentuk dinar relatif lebih likuid dari emas batangan karena tidak ada kendala ukuran. Akan tetapi, dinar masih dikategorikan kedalam perhiasan sehingga dalam transaksinya dikenakan Ppn sebesar 10%. Selain itu, ada ongkos cetak yang harus ditanggung pembeli, tergantung dari jumlah pesanan dinarnya.

Untuk emas perhiasan, yang biasanya menjadi favorit kaum wanita, selain sebagai investasi, emas perhiasan dapat berfungsi pula sebagai aksesoris. Namun sayangnya, ongkos produksi emas perhiasan cukup tinggi dan akan mengurangi nilai investasinya karena ongkos ini tidak dapat diperhitungkan kembali ke harga jual dikemudian hari. Selain itu, dalam transaksinya, emas perhiasan juga dikenakan Ppn 10%. Dan, proses jual beli emas perhiasan relatif lebih sulit terkait dengan model dan ukurannya.

2. Apa keuntungan berinvestasi emas?

Sebagai instrumen investasi, salah satu kelebihan utama emas terletak pada fisiknya. Setelah membeli, investor mengendalikan penuh fisik tersebut dan karena ada fisik yang bisa disentuh atau dilihat dengan indra, bukan perhitungan diatas kertas semata, banyak investor merasakan kenyaman lebih berinvestasi di emas dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya yang tanpa fisik.

Selain itu, walaupun berfluktuasi, emas dapat membantu Anda mengalahkan inflasi karena harga emas meningkat paling tidak seiring dengan kenaikan inflasi. Emas bukanlah objek pajak namun pastikan Anda membayar zakatnya sesuai nisbah yang berlaku. Sifatnya yang likuid atau mudah diperjualbelikan juga menjadi salah satu keuntungan berinvestasi pada emas.

3.  Apa yang menyebabkan fluktuasinya harga emas?

Seperti barang lainnya, faktor yang paling menentukan fluktuasi harga emas adalah proses permintaan dan penawaran. Ketika jumlah permintaan meningkat dalam hal terjadi kenaikan inflasi atau mendekati hari Raya Idul Fitri, maka harga emas akan naik. Inflasi yang tinggi pada umumnya mengindikasikan keadaan ekonomi yang kurang baik sehingga banyak investor beralih ke emas yang dianggap sebagai instrumen investasi yang kebal terhadap krisis ekonomi. Dalam damai dan perang, emas tetaplah emas.

Selain itu, karena harga emas dunia dinyatakan dalam USD, maka perubahan kurs USD terhadapr Rupiah juga akan mempengaruhi harga emas. Kurs yang melemah akan mendorong kenaikan harga emas. Suku bunga juga memberikan pengaruh pada fluktuasi harga emas karena ketika suku bunga tinggi, banyak investor beralih menyimpan dana di bank dan hal ini menyebabkan harga emas mengalami penurunan. Disamping itu, antisipasi terhadap situasi politik dunia dan harga minyak juga memberikan pengaruh pada naik turunnya harga emas walaupun tidak secara langsung.