KONSULTASI KEUANGAN SYARIAH

Jika Anda tengah membuat perencanaan keuangan dengan mengacu pada prinsip-prinsip Syariah, baik untuk pribadi, institusi, korporasi, dan sebagainya. Anda ingin bertanya seputar topik tersebut, silakan berkonsultasi dengan SyariahFinance.com

Rubrik ini diasuh oleh QM Financial.

QM FINANCIAL

Phone : 021-293 294 08 / 09

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. atau This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pengertian Perencanaan Keuangan Syariah

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan. Terkait dengan perencanaan keuangan syariah.

a. Apakah perencanaan keuangan syariah itu?

b. apa yang membedakan antara keuangan syariah dengan konvensional?

c.   mengapa harus merencanakan keuangan ?

 

Mohon penjelasannya. terimakasih

 

Firdaus, Bogor

 

Jawaban

a. Apakah perencanaan keuangan syariah itu?

Perencanaan keuangan syariah adalah perencaan keungan yang dilakukan sesuai dengan prinsip syariah, terutama dalam hal penentuan tujuan finansial dan pemilihan instrumen investasi dan proteksi. Dalam hal ini, semua proses dan implementasi dari perencanaan keuangan tersebut dipandang sebagai proses mencapai tujuan hidup sesuai dengan kaidah agama Islam.

b. Apa yang membedakan antara keuangan syariah dengan konvensional?

Perbedaan utama antara perencanaan keuangan syariah dan konvensional terletak pada tujuan pembuatan rencana keuangan dimana dalam perencanaan konvensional, tujuan finansial hanya dititik beratkan pada tujuan-tujuan duniawi sementara pada perencanaan keuangan syariah, selain tujuan duniawi, ada juga tujuan untuk memenuhi kebutuhan akhirat.

Selain itu, jika pada perencanaan konvensional, Anda bebas menentukan prioritas dan tujuan keuangan Anda, pada perencanaan keuangan syariah, Anda harus memperhatikan prioritas antara wajib dan sunnah sesuai dengan hukum Islam. Selanjutnya, dalam pemilihan produk investasi dan proteksi, prinsip syariah mendahului prinsip keuntungan produk. Dan, pada perencanaan keuangan syariah, kewajiban terhadap harta seperti zakat menjadi bagian tidak terpisahkan dari rencana keuangan.

c.   Mengapa harus merencanakan keuangan ?

Sesuai dengan prinsip syariah dan ajaran Islam, harta adalah titipan Allah SWT yang harus dikelola dengan baik. Sesuai definisinya, perencanaan keuangan adalah proses mencapai tujuan hidup seseorang melalui proses manajemen yang terencana. Banyak orang mengeluh bahwa mereka kesulitan memenuhi kebutuhanya saat ini dan tidak mensyukuri nikmat rejeki yang telah diterima karena selalu merasa kurang.

Dapat dibayangkan jika keadaan ini tidak dibenahi, bagaimana Anda akan memenuhi kebutuhan nanti yang pasti semakin meningkat. Jika generasi sebelumnya tidak terlalu menerapkan ilmu perencanaan keuangan, generasi saya dan Anda yang memiliki angka harapan hidup lebih panjang dan gaya hidup yang jauh lebih tinggi dari generasi orangtua kita, memerlukan perencanaan cermat untuk memastikan kita bisa hidup dengan nyaman hingga masa tua.

Selain itu, kenaikan biaya pendidikan dan kesehatan yang tinggi membuat kita perlu mempersiapkannya sedini mungkin untuk menghindari bencana finansial dikemudian hari. Sebagai tambahan, faktor inflasi juga membuat kita harus berhitung dengan cermat untuk memastikan uang yang kita sisihkan bertahun-tahun dapat memenuhi kebutuhan nanti seperti masa pensiun, dana kesehatan, dana haji dan lain-lain. Perencanaan keuangan, terutama yang dilakukan sesuai dengan kaidah Islam juga membantu kita memastikan bahwa dalam harta kita tidak terdapat hak-hak orang lain dan melalui rejeki yang diberikan, kita menunaikan kewajiban seperti haji, menikahkan anak dan lain-lain.