Pemerintah Lelang SBSN pada 16 Juni

Pemerintah Indonesia akan melakukan lelang penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa, 16 Juni 2015. Seri-seri SBSN yang akan dilelang adalah SBSN berbasis proyek (Project Based Sukuk) yaitu seri PBS006 (reopening), PBS007 (reopening) dan PBS008 (reopening). Selain itu juga akan dilelang Sukuk Negara dengan seri SPN-S 04122015 (Reopening) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2015.

Berikut pokok-pokok terms & conditions SBSN yang akan dilelang sepeteri yang dilansir dari kemenkeu.go.id :

Terms &

Conditions

SPN-S

04122015

PBS006 PBS007 PBS008

Tanggal Jatuh

Tempo

4 Desember 2015 15 Sept 2020 15 Sept 2040 15 Jun 2016
Imbalan Diskonto 8,25% 9% 7%
Underlying Asset

BMN Berupa Tanah

dan Bangunan

Proyek/Kegiatan APBN 2016
Tanggal Lelang 16 Juni 2015

Tanggal

Setelmen

18 Juni

Alokasi

Pembelian Non-

Kompetitif

20% dari jumlah

yang dimenangkan

30% dari jumlah yang dimenangkan
Target Indikatif Rp2.000.000.000.000
Peserta Lelang

Bank:  (1) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; (2) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk; (3) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk; (4) PT Bank Permata Tbk; (5) PT Bank Panin, Tbk; (6) The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited; (7) PT Bank OCBC NISP Tbk; (8) Standard Chartered Bank; (9) PT Bank CIMB Niaga Tbk; (10) PT Bank Internasional Indonesia Tbk; (11) Citibank NA; (12) PT Bank Negara Indonesia Syariah; (13) PT Bank Central Asia Tbk. (14) Deutsche Bank AG; (15) JP Morgan Chase Bank NA; (16) PT Bank BNP Paribas Indonesia; (17) PT Bank Syariah Mandiri.
Perusahaan Efek : (1) PT Danareksa Sekuritas; (2) PT Mandiri Sekuritas; (3) PT Trimegah Securities, Tbk; (4) PT Bahana Securities.

 

Lelang SBSN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pada prinsipnya, semua pihak, investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang, namun dalam pelaksanaannya penyampaian bids harus melalui Peserta Lelang yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Lelang dibuka pada tanggal 16 Juni 2015 pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB, sedangkan hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama setelah pukul 15.30 WIB. Setelmen SBSN seri PBS006, PBS007, PBS008 dan SPN-S 04122015 akan dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2015 atau 2 hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang (T+2).

Penerbitan SBSN dengan cara lelang ini, untuk penerbitan seri SPN-S menggunakan underlying asset yang seluruhnya berupa Barang Milik Negara (BMN) yang telah mendapatkan persetujuan DPR RI dan telah memenuhi persyaratan seperti yang diatur dalam Pasal 2 ayat 4 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 56/PMK.08/2012 tentang Pengelolaan Aset Surat Berharga Syariah Negara Yang berasal Dari Barang Milik Negara. Sedangkan untuk penerbitan seri PBS, menggunakan underlying asset berupa proyek/kegiatan dalam APBN tahun 2015 yang telah mendapat persetujuan DPR melalui UU No. 27 Tahun 2014 tentang APBN Tahun Anggaran 2015 pada Pasal 20 dan sebagian berupa Barang Milik Negara.

SBSN seri SPN-S 04122015 akan diterbitkan menggunakan akad Ijarah Sale & Lease Back. Seri PBS006, PBS007, PBS008 menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased. Penggunaan kedua jenis akad penerbitan SBSN tersebut telah mendapat pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) nomor B-373/DSN-MUI/X/2009 dan nomor B-234/DSN-MUI/II/2012.

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS