Saham PT MKN Ditetapkan sebagai Efek Syariah


Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan terkait dengan penetapan Efek Syariah yaitu tentang penetapan saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk sebagai Efek Syariah. Dengan dikeluarkannya Keputusan Dewan Komisioner OJK tersebut, maka Efek tersebut masuk ke dalam Daftar Efek Syariah sebagaimana Keputusan Dewan Komisioner OJK terkait.

Dikeluarkannya keputusan tersebut adalah sebagai tindak lanjut dari hasil penelaahan OJK terhadap pemenuhan kriteria Efek Syariah atas Pernyataan Pendaftaran yang disampaikan oleh PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida dalam keterangan tertulisnya mengatakan Sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan berasal dari dokumen Pernyataan Pendaftaran serta data pendukung lainnya, berupa data tertulis  yang diperoleh  dari Emiten, maupun dari pihak-pihak lainnya yang dapat dipercaya.

Secara periodik, OJK akan melakukan review atas Daftar Efek Syariah berdasarkan Laporan Keuangan Tengah Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan dari Emiten atau Perusahaan Publik. Review atas Daftar Efek Syariah juga dilakukan apabila terdapat Emiten atau Perusahaan Publik yang Pernyataan Pendaftarannya telah menjadi efektif dan memenuhi kriteria Efek Syariah, atau apabila terdapat aksi korporasi, informasi, fakta dari Emiten atau Perusahaan Publik yang dapat menyebabkan terpenuhi atau tidak terpenuhinya kriteria Efek Syariah.

PT Mitra Komunikasi Nusantara (MKN) perusahaan yang bergerak dalam perdagangan umum terutama ponsel, gadget, smartphone, tablet dan isi ulang pulsa bermaksud menggunakan dana hasil penawaran umum perdana saham untuk memperluas dan menambah jaringan distribusi.

Perseroan melakukan IPO dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak-banyaknya 200 juta lebar saham. Dana hasil penawaran umum perdana saham sebanyak 70% digunakan untuk modal kerja dalam rangka memperluas dan menambah jaringan distribusi, sedangkan 30% digunakan untuk membayar sebagian hutang bank Perseroan

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS