Sukuk yang Diterbitkan di Indonesia Lebih Baik

 

Perkembangan penerbitan sukuk di dunia terus menunjukan kemajuan. Misalkan saja Malaysia dengan total outstanding sukuk USD 16,34 miliar pada 2014, atau menguasai 13,98% pangsa sukuk dunia, diikuti Indonesia dengan total outstanding sukuk sebesar USD5,78 miliar atau menguasai 4,95%. Di negara-negara Timur Tengah, Uni Emirat Arab (UEA) menjadi penerbit sukuk terbesar di dunia dengan nilai total outstanding Sukuk USD 45,98 miliar atau menguasai 39,35% pangsa pasar sukuk global diikuti Saudi Arabia dengan nilai USD 21,54 miliar, atau 18,43%. Hingga 2014, total Sukuk global mencapai USD668 miliar.

Kendati begitu, menurut pakar ekonomi syariah, Adiwarman Karim, bila dibandingkan dengan produk sukuk negara lainnya. Sukuk yang diterbitkan Indonesia jauh lebih baik. "sukuk kita ini ada tiga hal yang orang lain tidak punya," jelas dia kepada wartawan.

Dia menerangkan, sukuk yang diterbitkan Indonesia reguler isuer sukuk negara. Negara lain memang mengeluarkan sukuk dengan nilai besar tetapi tidak regular.

Sukuk yang diterbitkan negara merupakan projek based sukuk jadi duitnya bener-bener dipergunakan untuk mengembangkan atau membiayai sebuah  proyek. Berbeda dengan negara lain yang berbasis asset. "asset based itu uangnnya dipergunakan untuk macam-macam. Bukan pada proyek tertentu. Misalnya kalau di Malysia sukuknya dipergunakan untuk APBN atau istilahnya operational expenditure. Kalau kita buat proyek. Jadi ketahuan dananya untuk membuat jalan tol mana atau rel kereta api yang mana. Sehingga berpotensi menyebabkan bubble," jelas dia.

Hal lainnya adalah sukuk yang diterbitkan pemerintah cenderung diperuntukan kepada ritel. Sehingga rakyat kecil bisa menikmati benefitnya. Kondisi itu tidak bisa ditemukan di sejumlah negara yang kerap menerbitkan sukuk.

Mengenai sukuk korporasi, dia mengaku, pada saat ini , belum banyak yang menerbitkan sukuk korporasi. Salah satunya adalah situasi ekonomi yang kurang mendukung. Karena itulah dia optimistis, seiring dengan semakin membaiknya perekonomian negara, akan semakin banyak perseroan yang berminat menerbitkan sukuk korporasi. (her)

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS