Reksa Dana Syariah Diyakini Terus Berkembang

Selama 2015, terdapat 20 penerbitan reksa dana syariah baru dan 1 reksa dana syariah yang dibubarkan.  Penerbitan reksa dana syariah pada 2015 didominasi oleh penerbitan Reksa dana pasar uang (30,00%), reksa dana berbasis efek syariah luar negeri (25,00%), reksa dana syariah pendapatan tetap (20,00%), reksa dana syariah saham (15,00%) dan reksadana syariah terproteksi (10,00%).Jumlah outstanding reksa dana syariah sampai dengan akhir tahun 2015 mencapai 92 reksa dana atau meningkat 24,32% dari tahun 2014 yang berjumlah 74.

Menurut Direktur Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fadilah Kartikasasi, per 12 Februari 2016 jumlah outstanding reksa dana syariah mencapai 94 reksa dana dengan pangsa pasar sebesar 8,50% dari seluruh reksa dana yang berjumlah 1.106 reksa dana. Apabila dilihat dari dana kelolaannya, per 12 Februari 2016 total dana kelolaan reksa dana syariah mencapai Rp.10,09 triliun dengan pangsa pasar sebesar 3,58% dari total dana kelolaan reksa dana yang mencapai Rp282,20 triliun. "Dengan semakin banyaknya jumlah reksa dana syariah, diharapkan akan memberikan pilihan jenis investasi syariah kepada para investor sesuai profil risikonya," terang dia kepada wartawan dalam  sebuah kesempatan.

Reksa dana syariah merupakan produk yang sangat potensial untuk dikembangkan pada tahun ini dan beberapa tahun yang akan datang. Hal ini mengingat reksa dana syariah menjadi produk yang sangat cocok untuk ditawarkan kepada masyarakat yang mulai mengenal dan memulai berinvestasi yang legal dan sesuai syariah tentunya. Selain itu, resiko investasi di reksa dana syariahrelatif lebih kecil jika dibandingkan berinvestasi pada saham,dan investor dapat memilih untuk berinvestasi sesuai dengan keberagaman jenis reksa dana tersedia.

Pada 2016 ini, OJK melihat perkembangan reksa dana syariah akan melebihi perkembangan pada tahun 2015. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor,  antara lain, OJK telah menerbitkan  peraturan terkait reksa dana syariah yang didalamnya memberikan beberapa stimulus dan relaksasi terkait dana syariah, termasuk. Diperkenalkannya 2 jenis reksa dana syariah baru yaitu reksa dana syariah berbasis sukuk dan reksa dana syariah berbasis efek syariah luar negeri Faktor makro

Hal lainnya adalah, ekonomi yang sudah mulai stabil serta semakin tingginya jumlah masyarakat kelas menengah yang mulai mencari instrumen investasi lain dari instrumen perbankan yang sudah dikenal selama ini. Untuk  2016, OJK akan menyelenggarakan kegiatan edukasi serta bazzar keuangan syariah yang lebih masif dibandingkan tahun sebelumnya di beberapa kota besar untuk memperkenalkan produk reksa dana syariah kepada masyarakat. (her)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS