Permintaan 4 Seri SBSN Capai Rp. 3,25 Triliun

© 2015 kemenkeu.go.id: Foto/DJPU (illustrasi)

Pemerintah Indonesia telah melaksanakan Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara seri SPN-S 11092015 (reopening), PBS006 (reopening), PBS007 (reopening) dan PBS008 (reopening) melalui sistem pelelangan Bank Indonesia pada Selasa, 24 Maret 2015. Total penawaran yang masuk sebesar Rp. 3,25 triliun. 

Sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara juncto Peraturan Menteri Keuangan Nomor 05/PMK.08/2012 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara di Pasar Perdana Dalam Negeri Dengan Cara Lelang, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko atas nama Menteri Keuangan menetapkan hasil lelang SBSN yang dimenangkan sebesar Rp. 1.97 triliun.

Perinciannya, yield rata-rata tertimbang SPN-S 11092015 sebesar 5,87891%, PBS006 7,28632%, PBS007 8,12142% dan PBS008 6,98941%. Tingkat imbalan untuk SPN-S 11092015 disconto, PB006 8,25%, PBS007 9% dan PBS008 7%. Jumlah nominal yang dimenangkan untuk SPN-S 11092015 sebesar Rp500 miliar, PBS006 Rp425 miliar, PBS007 Rp445 miliar dan PBS008 Rp. 605 miliar.

Untuk tanggal jatuh tempo seri SPN-S 11092015 pada 11 September 20015, PBS006 15 September 2020, PBS007 15 September 2040 dan PBS008 15 Juni 2016. Sedangkan untuk tanggal pembayaran imbalan seri SPN-S 11092015 diakhir periode, PBS006 15 Maret dan 15 September, PBS007 15 Maret dan 15 September sedangkan PBS008 pada 15 Juni dan 15 Desember. (her)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS