Pemerintah Lelang Sukuk Rp 4 Triliun

Lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk kembali digelar Selasa (5/4).

Pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp 4 triliun dari lelang tersebut. Sejumlah seri yang dilelang antara lain, seri SPN-S06102016 (new issuance) berjangka waktu enam bulan dan akan jatuh tempo 6 Oktober 2016. Seri ini menggunakan underlying asset barang milik negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.

Berikutnya, seri PBS006 (reopening) yang akan jatuh tempo 15 September 2020. Seri ini ditawarkan dengan imbalan 8,25%.

Seri PBS009 (reopening) yang akan jatuh tempo 25 Januari 2018 ditawarkan dengan imbalan 7,75%. Lalu, seri PBS011 (reopening) akan jatuh tempo 15 Agustus 2023 ditawarkan dengan imbalan 8,75%. Serta seri PBS012 yang akan jatuh tempo 15 November 2031 dengan imbalan 8,87%. Keempat seri PBS tersebut menggunakan aset dasar proyek atau kegiatan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2016.

Lelang akan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka (open auction) dan menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Lelang dibuka pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB. Hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama. Sedangkan setelmen akan dilaksanakan pada tanggal 7 April 2016 atau dua hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang. (lan)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS