OJK Akan Terbitkan Aturan DIRE Syariah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menerbitkan aturan dana investasi real estat (DIRE) syariah.

Dalam draf peraturan OJK (POJK) tentang DIRE syariah berbentuk kontrak investasi kolektif menyebutkan bahwa aset dasar DIRE syariah wajib berupa real estate, seperti mal, perkantoran, rumah sakit, pergudangan, lapangan penumpukan peti kemas, jalan tol atau perkebunan. Aset juga bisa berupa kas dan setara kas yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal. Aset dasar juga diwajibkan sudah menghasilkan pendapatan.

DIRE syariah dilarang memiliki pendapatan yang bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal lebih dari 10% dari total pendapatan DIRE syariah. Juga, tidak memperbolehkan luas area bertentangan dengan prinsip syariah lebih dari 10% dari luas area aset dasar real estat yang digunakan.

Apabila terbukti terdapat aset yang tidak sesuai prinsip syariah, maka manajer investasi dan bank kustodian wajib menjual aset tersebut paling lambat 10 hari kerja.

Selain itu, manajer investasi yang mengelola DIRE syariah wajib memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang ditunjuk oleh direksi. Penerbian DIRE syariah juga harus mendapatkan pernyataan kesesuaian syariah yang diterbitkan oleh Dewan Pengawas Syariah dari manajer investasi atau tim ahli syariah.

Sementara itu, angota DPS dan tim ahli syariah wajib memiliki izin ahli syariah pasar modal dari OJK. DPS inilah yang nantinya bertanggungjawab terhadap pemenuhan prinsip syariah di pasar modal atas DIRE syariah. (lan)

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS