Sukuk Ijarah I/2012 SSMM Dipertahakan di "idA(sy)"

Pefindo tetap mempertahankan peringkat sukuk ijarah I/2012 yang diterbitkan PT Sumberdaya Sewatama (SSMM) di "idA(sy)". Selain itu juga peringkat perseroan dan obligasi perusahaan I/2012 juga dipertahankan pada "idA". Peringkat mencerminkaan posisi pasar SSMM yang kuat dengan arus pendapatan cukup stabil, sinergi bisnis perusahaan dengan grup dan marjin keuntunan operasional yang kuat.

Kendati begitu, menurut analis Pefindo, Haryo Koconegoro, Pefindo merevisi outlook untuk peringkat SSMM menjadi 'negatif' dari 'stabil'. Hal itu untuk mengantisipasi melemahnya rasio struktur permodalan dan proteksi arus kas perusahaan dari yang diproyeksikan sebelumnya. Disebabkan oleh realiasi marjin profitabilitas dan nilai pendapatan yang lebih rendah dari yang diperkirakan. "Ekspektasi pelemahan profil keuangan tersebut , dipicu oleh peningkatan biaya yang signifikan dan penurunan pendapatan di IQ2016 dan 2015," jelas dia dalam risetnya.

Penurunan pendapatan di IQ2016 dan 2015 disebabkan oleh sejumlah besar pemutusan kontrak bisnis temporary power oleh perusahaan listrik negara yang merupakan satu-satunya pelanggan perusahaan pada segmen utilitas. Padahal segmen  temporary power menyumbang lebih dari 80% dari pendapatan perusahaan dengan pelanggan terbesar adalan PLN.

Selain itu, SSMM juga mengalami tekanan marjin yang diakibatkan oleh kenaikan biaya USD yang tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pelanggan utama, peningkatan biaya pinalti uang signifikan, pembayaran pesangon karyawan dan pengakuan kerugian piutan non-usaha tak tertagih sebesar Rp151,0 miliar. "Setiap perubahan dalam kebijakan masa depan PLN terhadap bisnis temporary power, menurut pendapat kami akan memiliki dampak terhadap profil keuangan perusahaan," tutur dia. (her)
 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS