Pemerintah Lelang 4 SBSN

Pemerintah berencana melakukan lelang penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa, tanggal 7 April 2015. Seri-seri SBSN yang akan dilelang adalah SBSN berbasis proyek (Project Based Sukuk) yaitu seri PBS006 (reopening), PBS007 (reopening) dan PBS008 (reopening). Selain itu juga akan dilelang Sukuk Negara dengan seri SPN-S 08102015 (new issuance) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2015.

Beberapa pokok-pokok terms & conditions SBSN yang akan dilelang seperti dikutip dari kemenkeu.go.id sebagai berikut, seri SPN-S 08102015 memiliki tanggal jatuh tempo 8 Oktober 2015 dengan imbalan diskonto. Seri PBS006 15 September 2020 memiliki imbalan 8,25%. PBS007 15 September 2040 berimbalan 9% dan PBS008 15 Juni 2016 sebesar 7%.

Underlying asset untuk seri SPN-S 08102015 berupa tanah dan bangunan. sedangkan tiga seri lainnya adalah proyek kegiatan dalam APBN 2015.Dari rencana tersebut, Pemerintah menargetkan memperoleh dana segar sebesar Rp2 triliun.

Peserta lelang dari Bank adalah (1) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; (2) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk; (3) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk; (4) PT Bank Permata, Tbk; (5) PT. Bank Panin, Tbk; (6) The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited; (7) PT Bank OCBC NISP Tbk; (8) Standard Chartered Bank; (9) PT Bank CIMB Niaga Tbk; (10) PT Bank Internasional Indonesia Tbk; (11) Citibank NA; (12) PT Bank Negara Indonesia Syariah; (13) PT Bank Central Asia Tbk; (14) Deutsche Bank AG; (15) JP Morgan Chase Bank NA; (16) PT Bank BNP Paribas Indonesia.

Sementara peserta lelang dari perusahaan efek adalah  (1) PT Danareksa Sekuritas; (2) PT Mandiri Sekuritas; (3) PT Trimegah Securities Tbk; (4) PT Bahana Securities. (her)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS