Panin Syariah Tumbuh dengan Kehati-hatian

Bank Panin Syariah (illustrasi)

Meskipun pertumbuhan kredit melambat, Pefindo berpandangan industri perbankan Indonesia, khususnya perbankan syariah tetap kuat. Meskipun penyaluran pembiayaan bank syariah dan akuisisi dana pihak ketiga hanya tumbuh sebesar 6,7% Year to Date (YtD) dan 7,4% YTD. Tetapi Pefindo melihat pada 2015 pertumbuhan industri ini akan kembali normal, didorong perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,4% - 5,8%. Jumlah modal dalam industri ini juga masih lebih tinggi dari batas minimum. Pada Oktober 2014, Capital Adequacy Ratio (CAR) masih 15,25%, lebih tinggi dari minimum 8%.

Analis Pefindo Achmad Kurniawan Sudjatmiko berpandangan PT. Bank Panin Syariah Tbk (PNBS) selalu berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa PNBS belum pernah menyalurkan pembiayaan tanpa jaminan, atau dikenal sebagai Kredit Tanpa Agunan (KTA), yang memiliki tingkat risiko yang tinggi.

“Selain itu, kami mencatat bahwa divisi manajemen risiko PNBS telah mampu mengelola risiko, sebagaimana dibuktikan oleh relatif stabilnya non-performing financing (NPF selalui di bawah 1,5%) ditengah pembiayaan yang terus berkembang,” terang dia dalam keterangan tertulisnya.

Setelah Initial Public Offering (IPO), Pefindo melihat PNBS relatif kuat untuk ekspansi. Dengan dana hasil IPO, PNBS berencana membangun sekitar 17 cabang baru, yang akan membuat mereka lebih dekat dengan nasabah. Selain itu, PNBS juga berencana untuk memperbanyak produk pendanaan, pembiayaan dan produk jasa, serta berencana untuk lebih aktif sebagai agen reksa dana dan bank assurance.  “Target harga untuk 12 bulan adalah Rp346 – Rp390 per saham,” ucap dia.

Seperti diketahui, PNBS didirikan pada akhir 2009 dan merupakan salah satu bank yang beroperasi penuh secara syariah di Indonesia. PNBS resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Januari 2014, dengan menerbitkan 4,75 miliar saham dan mendapatkan Rp475 miliar dari hasil IPO tersebut. Hingga kini merupakan satu-satunya bank syariah yang terdaftar di BEI. PNBS menggunakan dana yang diperoleh untuk meningkatkan jumlah cabangnya, yang saat ini berjumlah 12 cabang, berlokasi strategis di Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Semarang, Sidoarjo dan Makassar. Memanfaatkan dukungan induknya, yaitu PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN), PNBS sekarang dapat memberikan jasa dan pelayanan yang beragam kepada pelanggannya. (her)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS