Laba BRISyariah pada 2015 Rp122,64 Miliar

Bank BRISyariah mencatatkan pertumbuhan kinerja positif sepanjang 2015. Hal ini terlihat dari aset, penghimpunan dan penyaluran dana, serta laba perusahaan memperlihatkan kinerja meningkat.

Direktur Utama BRISyariah Moch Hadi Santoso mengatakan, aset perseroan tumbuh 19,12% menjadi Rp24,23 triliun berkat kinerja pembiayaan yang tumbuh 6,17% menjadi Rp16,66 triliun. Pembiayaan juga didukung oleh penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat menjadi Rp19,65 triliun atau tumbuh 17,58% dari tahun sebelumnya.

"Laba perusahaan berhasil meningkat menjadi Rp122,64 miliar," ujar Hadi dalam keterangan tertulisnya.

Di usia yang akan menginjak delapan tahun ini, BRISyariah terus mendorong prestasi kinerja, di mana jumlah nasabah terus meningkat. Pelayanan terbaik akan menjadi prioritas BRISyariah sebagai bank ritel modern untuk melayani para nasabah.

BRISyariah serius menyediakan layanan perbankan untuk dunia pendidikan. Hal itu dilakukan melalui pemaksimalan kerja sama baik dengan perguruan tinggi di Indonesia maupun dengan sekolah-sekolah untuk produk Simpanan Pelajar (SimPel iB).

BRISyariah juga berkomitmen membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan gaji pokok maksimal Rp4 juta yang belum pernah memiliki rumah dan belum pernah menerima pembiayaan rumah.

BRISyariah menjadi bank dengan urutan kedua terbesar untuk pembiayaan KPR FLPP di 2015, hingga saat ini total sudah 6.647 pembiayaan rumah KPR Sejahtera yang sudah dibiayai dengan nilai Rp532 miliar. "Pada 2016, BRISyariah menargetkan pembiayaan rumah baru KPR FLPP senilai Rp430 miliar atau sekitar 4.300 unit rumah," tandas dia. (her)



BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS