Bank Muamalat Kurangi Ketidakefisiensian

Bank Muamalat telah menjalin kerja sama dengan penyedia solusi geospasial terkemuka di Indonesia, Esri Indonesia. Kerja sama ini adalah bagian penting dari strategi Bank Muamalat untuk memangkas biaya operasional, mengoptimalkan kinerja jaringan layanan dan meningkatkan kualitas layanan.

CEO Esri Indonesia, A. Istamar mengatakan Bank Muamalat segera akan menggunakan platform analisis berbasis lokasi canggih yang dinamakan ArcGIS. Platform analisis ini memberikan para pembuat keputusan cara yang lebih efektif untuk mengoptimalkan jaringan bank yang terdiri dari 1.998 ATM dan 500 kantor cabang.

Platform analisis berbasis lokasi dapat mengatasi ketidakefisiensian yang terjadi akibat kesenjangan informasi dan mengumpulkan informasi dencan cara mengintegrasikan data bisnis yang berasal dari beragam departemen dan mengubahnya menjadi peta cerdas yang dinamis. "Informasi ini kemudian dikirim ke para pembuat keputusan melalui dashboard eksekutif yang dinamis yang merepresentasikan gambaran apa adanya mengenai seluruh operasi Bank Muamalat secara real time," jelas dia dalam keterangannya.

Bank Muamalat sebelumnya mengandalkan lembaran peta cetak dalam mengembangkan strategi bisnisnya. Kini, dengan kemampuan baru yang dimiliki, para pembuat keputusan di Bank Mualamat mendapatkan gambaran lebih baik mengenai operasi Bank sehingga mereka dapat memberikan dukungan yang lebih baik kepada para nasabah, selain memperkenalkan produk dan layanan baru kepada publik.“Platform ArcGIS memberikan para pembuat keputusan Bank Muamalat kemampuan analisis prediktif yang mensejajarkan Bank Muamalat dengan institusi-institusi keuangan paling maju di dunia,” ujar A. Istamar.

“Bank Muamalat dapat menilai pasar baru yang potensial dan mendistribusikan jaringan ATM dan kantor cabang secara strategis. Bank Muamalat juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai apa yang dibutuhkan para nasabah dan perilaku transaksi nasabah. Lebih jauh lagi, Bank Muamalat juga dapat mengidentifikasi dan menciptakan keunggulan kompetitif dibanding kompetitor.”

“Yang lebih penting, platform pemetaan cerdas ini dapat mengenali dan menggali peluang-peluang yang ada tanpa harus mengganggu alur kerja yang sudah ada. Dengan begitu, Bank Muamalat memiliki pemahaman yang lebih mendalam, lebih cepat dan lebih efisien mengenai demografi dan kekuatan ekonomi pada segmen konsumen tertentu,” tambahnya.

Kepala Divisi TI Bank Muamalat Saladin Effendi, berkata platform analisis berbasis lokasi Esri sudah dipercaya oleh institusi-institusi perbankan dan keuangan di seluruh dunia untuk meningkatkan dan mendukung strategi pertumbuhan bisinis mereka. Kami sangat antusias bekerjasama dengan Esri Indonesia ini, juga dengan nilai tambah yang akan kami dapatkan dari teknologi yang luar biasa ini.”

Beberapa institusi perbankan dan keuangan terkemuka dunia, seperti Bank of America dan grup Australia and New Zealand (ANZ) Banking, juga menggunakan platform ArcGIS ini dengan tujuan menurunkan biaya operasi dan menciptakan nilai tambah kompetitif serta meningkatkan kualitas layanan. “Sektor perbankan syariah Indonesia diprediksi akan terus bertumbuh. Dan dengan Bank Muamalat menggunakan teknologi paling maju saat ini, kami yakin Bank Muamalat dapat mengangkat perbankan syariah ke level baru,” pungkas A. Istamar. (her)


BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS