Grand Final, Dukung Ulang Indonesia di WHTS

Ada perkembangan baru dari ajang bergengsi The World Halal Travel Award 2015 yang diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 19-21 Oktober 2015. Yakni, semua perwakilan Indonesia berhasil masuk grand final. Agar bisa menang di acara puncak tersebut, diperlukan dukungan masyarakat Indonesia kembali.

Agar bisa memenangkan penghargaan diajang bergensi tersebut, masyarakat Indonesia diharapkan kembali memberikan pilihannya di link sebagai berikut:

https://www.surveymonkey.com/r/RRQCV7M

Vote sesuai urutan kategori sebagai berikut:

1. Pada kategori nomor tiga, pilih Sofyan Hotel sebagai The World's Best Family Friendly Hotel

2. Pada kategori nomor sembilan, pilih Lombok, Indonesia sebagai The World's Best Halal Honeymoon Destination

3. Pada kategori nomor 12, pilih Lombpk, Indonesia sebagai the World's Best Halal Tourism Destination

4. Pada kategori nomor 13, pilih Indonesia sebagai the World's Best Halal Culinary Destination

5. Pada kategori nomor 14, pilih Jakarta, Indonesia as The World's Best Halal Cultural Destination

Voting ditutup pada 11 Oktober 2015.

World Halal Travel Summit & Exhibition (WHTS15)  merupakan acara terbesar industri halal dunia. Mencakup segala jaringan, pendidikan dan bisnis perjalanan bisnis di dunia.

WHTS15 telah mengumumkan nominasi World Travel Awards Halal perdana 2015 yang pengumumannya akan diselenggarakan pada gala dinner di The Emirates Palace Ballroom, Abu Dhabi. The World Travel Awards Halal secara eksklusif mewakili sektor yang paling cepat berkembang dari pariwisata global. Penghargaan menunjukan praktek terbaik, layanan dan perbedaan dalam perjalanan dan pariwisata dalam sektor pariwisata halal internasional.

Industri pariwisata halal dunia tumbuh sebesar 6% per tahun  lebih cepat daripada sektor wisata lainnya. Pasar travel halal global diproyeksikan bernilai USD238 miliar. Ini tidak terlepas dari wisatawan halal modern yang lebih sering bepergian dengan anggota keluarga,  tinggal untuk jangka waktu lama dan akhirnya menghabiskan lebih banyak uang daripada niche lainnya. Banyak negara-negara mayoritas non muslim secara agresif menargetkan sektor pariwisata halal karena pertumbuhan belum pernah terjadi sebelumnya. (her)

   

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS