Sebagian Besar Prodi Ekonomi Syariah Berakreditasi C

Berkembangnya industri keuangan syariah harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Itulah sebabnya, sejak beberapa tahun terakhir sejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta seakan-akan berlomba-lomba membuat program studi (prodi) ekonomi syariah. Hingga kini sudah 256 perguruan tinggi yang memiliki prodik keuangan syariah. Mulai dari jenjang D2 hingga S3.

Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi Syariah, Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (IPB) Irfan Syauqi Beik, mengatakan, sayangnya dari 256 prodi tersebut hanya 8 yang memiliki akreditasi A. Selanjutnya, 84 berakreditasi B. Sedangkan sisanya, yakni 164 memiliki akreditasi C. "Ini PR bersama agar bisa meningkatkan jumlah prodi yang memiliki akreditasi A," jelas dia dalam sebuah seminar yg diadakan di Grha 165.

Dia menjelaskan, hal itu penting dilakukan karena terkait dengan output yang dihasilkan. Lulusan yang berkualitas akan mendukung perkembangan industri, khususnya keuangan syariah. Apalagi pada saat ini, industri keuangan syariah pertumbuhannya cukup baik. Dibutuhkan tenaga kerja berkualitas untuk mempercepat perkembangan industri.

Itulah sebabnya, dalam waktu dekat Ikatan Ahli Ekonomi Syariah (IAEI) bekerja sama dengan kementerian terkait akan membuat standar kurikulum, standar pengajar dan lain sebagainya. Tujuannya adalah mempercepat peningkatan kualitas prodi keuangan syariah yang sekarang telah ada. Diharapkan dalam waktu dekat, jumlah prodi yang memiliki akreditasi A dan B terus bertambah. (her)

 

 

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS