Masjid Harus Makmurkan Umat

Suatu bangsa yang maju selalu diikuti dengan dua hal, pembangunan fisik ekonominya dan jiwa raga penduduknya. Kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Bintan (31/5) mengkombinasikan keduanya. Selain peresmian kawasan wisata juga dilakukan peresmian masjid se-kabupaten Bintan.Banyaknya masjid di Indonesia, harap Wapres, dapat digunakan oleh masyarakat tidak hanya sebagai sarana ibadah. Tetapi juga sebagai pusat komunitas (community center) untuk pendidikan, ekonomi, maupun kesehatan. Kepada para khotib, Wapres berpesan, agar ceramah yang diberikan tidak selalu tentang surga dan neraka, halal atau haram, tetapi juga meluas, misalnya tentang ekonomi umat Islam.

Syariah Islam, Wapres menambahkan, terdiri dari akidah, ibadah dan muamalat yang harus dijalankan dengan seimbang. “Akidah tetap saja percaya dan keyakinan. Ibadah boleh lebih tidak boleh kurang, tapi kalau muamalat kehidupan sehari-hari semua halal terkecuali yang haram,” ucap Wapres seperti dilansir dari wapresri.go.id.

Menurut Wapres, keseimbangan ini sesuai dengan doa sapu jagat yang biasa dibacakan diakhir doa, yakni Robbana Aatina Fid Dunya Hasanah Wafil Aakhiroti Hasanah Waqinaa ‘Azaabannar. Dengan keseimbangan dunia dan akhirat ini, maka umat Islam akan selamat. Disamping itu, masjid memberikan manfaat karena dapat meningkatkan taraf hidup umat melalui pembahasan muamalat. “Jadi, kita tidak hanya memakmurkan masjid, tapi masjid memakmurkan kita,” tegas Wapres.

Masjid di Indonesia, kata Wapres, dibangun atas prakarsa masyarakat. Sama halnya dengan Pakistan. Namun, di negara-negara Islam lainnya, seperti Arab Saudi, Maroko, Kuwait, dan Brunei, pembangunan masjid diatur oleh pemerintah. Oleh karena itu, Masjid di Indonesia, lebih demokratis. Menurut Wapres kalau Di Malaysia, sebelum khotib memberikan ceramah, ia akan memberikan pujian kepada Allah SWT, Nabi Muhammad, dan dilanjutkan dengan Raja, Sultan, dan pemerintah. “Kalau di kita, khotib ada yang memuji gubernur, ada juga yang mencelanya,” gurau Wapres disambut tawa hadirin.

Jumlah masjid dan musholla di Indonesia, lanjut Wapres, terbanyak di dunia, bahkan melebihi Saudi Arabia. Wapres mencatat, jumlah masjid lebih dari 250ribu, sementara musholla lebih dari 50ribu. “Namun jumlah sesungguhnya tidak ada yang tahu, saking banyaknya,” canda Wapres.

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS